Blog ini berisi kumpulan nasehat, kisah inspiratif, humor, dan lain sebagainya yang sering kita terima pada grup chat
Monday, October 31, 2022
Ibu, Maaf Tak Ada Bunga Untukmu
Tuesday, December 8, 2020
Jangan kau bunuh singa di kalanganmu atau anjing lawan akan memakanmu
Photo by Iurii Ivashchenko from Pexels
"Jangan kau bunuh singa di kalanganmu atau anjing lawan akan memakanmu".
GENGHIS KHAN, PELAJARAN UNTUK UMAT ISLAM.
Ketika umat Islam diserang tentara Tartar, hampir seluruh wilayah Islam berhasil dijajah. Di antara yang terawal adalah wilayah Khurasan yang bertetangga dengan Mongol.
Pada mulanya, di Khurasan, Tartar tidak berdaya menembus pertahanan umat Islam di kota Bukhara. Lalu pemimpinnya, Genghis Khan menulis surat kepada umat Islam :
"Barang siapa yang menyerahkan senjata dan berada di sisi tentara Tartar, akan selamat. Tapi barang siapa yang enggan, mereka akan kami buat menyesal."
Surat tersebut menyebabkan umat Islam yang sedang terancam itu terpecah menjadi dua kubu.
Kubu pertama menolak keras tawaran Genghis Khan dan berkata :
"Seandainya mereka mampu memerangi kita, tidak mungkin mereka memberi penawaran seperti ini. Ini menandakan peluang kita cerah. Teruskan perjuangan, pasti kita akan beroleh salah satu di antara dua kebaikan : menang atau syahid penuh bahagia!"
Namun kubu kedua cenderung menerima tawaran tersebut. Mereka berkata :
"Menghadapi Tartar sama saja bunuh diri massal! Tidakkah kalian lihat jumlah mereka dan kelengkapan senjata mereka?"
Genghis Khan terus memantau dan mengambil peluang dari pertentangan di tubuh umat Islam. Dia mengirim surat berikutnya, khusus kepada kubu kedua yang gamang dan kompromis. Dalam surat tersebut, Genghis Khan berjanji akan memberikan tampuk kekuasaan Bukhara kepada kubu kedua dengan syarat : mereka menumpas kubu pertama yg (dicapnya) ekstrim, radikal, dan fanatik.
Tawaran itu menyebabkan pihak kedua berbinar-binar. Mereka menyambutnya tanpa rasa bersalah sama sekali. Mereka bersedia memerangi saudara sendiri untuk Tartar!
Baku bunuh sesama muslim pun terjadi. Akhirnya, tumpaslah kubu yang teguh berjihad mempertahankan tanah air itu di tangan saudara2nya sendiri yang menjual Islam demi dunia.
Apa yang menyedihkan? Apa lacur? Pihak yang menerima tawaran Tartar itu tidak diberi hadiah yang dijanjikan. Bahkan, senjata mereka dirampas, mereka ditangkap dan disembelih tanpa sisa.
Genghis Khan memberi sambutan yang sangat masyhur menjelang penyembelihan terhadap umat Islam yg mengkhianati saudara2nya.
"Mereka sanggup memerangi saudara2nya sendiri demi kita, padahal kita orang asing bagi mereka! Orang2 semacam ini mustahil kita beri kepercayaan!"
________
"Barang siapa tidak belajar dari sejarah, maka sejarah akan mengajarkannya kembali."
Saturday, February 1, 2020
[Kisah Nyata] Pengakuan Seorang Polisi
Saya seorang polisi. Pekerjaan saya adalah menjaga keamanan, mengawasi lalu lintas, dan membantu orang-orang yang membutuhkan. Semula pekerjaan saya sangat menyenangkan. Saya menjalani hidup dengan nyaman. Saya bekerja dengan sungguh-sungguh dan ikhlas. Akan tetapi, setelah itu, saya mengalami masa yang sangat berat. Saya diombang-ambing oleh kebingungan karena banyaknya waktu luang dan minimnya pengetahuan saya. Kemudian saya mulai merasa bosan dan tidak menemukan orang yang bisa membantu saya dalam urusan agama saya. Yang terjadi justru sebaliknya.
Saya bosan terus-menerus melihat kecelakaan dan orang-orang yang ditimpa musibah. Tetapi, ada satu hari istimewa. Saat kami bekerja, saya bersama seorang kawan berhenti di tepi jalan sambil berbincang kesana kemari. Tiba-tiba kami mendengar suara tabrakan yang keras. Kami langsung memutar pandangan mata kami, dan ternyata sebuah mobil bertabrakan dengan mobil lain yang datang dari arah berlawanan.
Kami bergegas menuju lokasi kecelakaan untuk menyelamatkan para korban. Sebuah kecelakaan yang nyaris tidak bisa digambarkan dengan kata-kata. Dua orang di dalam mobil itu dalam kondisi kritis.
Kami mengeluarkan mereka dari mobil dan
meletakkan mereka dalam posisi membujur. Lalu kami bergegas mengeluarkan orang yang ada di mobil kedua. Ternyata dia sudah meninggal dunia.
Kami kembali kepada dua orang tersebut, ternyata mereka dalam kondisi sekarat. Kawan saya langsung menuntunnya membaca syahadat.
Ucapakanlah, “laa ilaha illallah. Laa ilaha illallah.”
Akan tetapi lidah mereka justru melantunkan nyanyian dengan keras.
Situasi itu membuat saya takut, sementara kawan saya justru sebaliknya. Dia mengetahui hal ihwal kematian. Dia kembali menuntun mereka membaca syahadat. Sementara saya berdiri termangu, tidak bergerak, diam seribu bahasa, dan mata saya melotot. Selama hidup, saya belum pernah melihat situasi seperti itu. Bahkan saya belum pernah melihat orang meninggal dalam kondisi seperti itu.
Kawan saya kembali mengulang-ulang kalimat syahadat kepada mereka. Tetapi mereka terus bernyanyi. Tidak ada gunanya sama sekali. Suara nyanyian itu mulai reda sedikit demi sedikit. Yang satu diam dan diikuti yang kedua. Tidak ada gerak sama sekali. Mereka sudah meninggal dunia. Kami membawa mereka ke mobil. Sementara kawan saya itu menunduk dan diam seribu bahasa. Kami menempuh perjalanan dengan diam membisu.
Keheningan itu lalu dipecahkan oleh suara kawanku yang bercerita kepadaku tentang hal-ihwal kematian dan su’ul khatimah (penutup yang buruk).
Hidup manusia itu ditutup dengan kebaikan atau keburukan. DAN PENUTUP INI MERUPAKAN PETUNJUK BAGI APA YANG PERNAH DIKERJAKAN OLEH MANUSIA SELAMA HIDUP DI DUNIA SECARA UMUM. Dia menyampaikan banyak kisah yang ditulis di dalam buku-buku islam dan bagaimana hidup seseorang ditutup dengan apa yang biasa
dilakukannya menurut keadaan lahir dan batinnya.
Kami menempuh perjalanan kerumah sakit dengan perbincangan tentang kematian dan orang-orang yang mati. Dan gambarannya menjadi lengkap ketika kami ingat bahwa kami mengangkut jenazah di dekat kami. Saya menjadi takut akan kematian.
Saya mendapatkan pelajaran berharga dari kejadian itu. Hari itu juga saya mengerjakan shalat dengan khusyu’.
Akan tetapi seiring berjalannya waktu, saya pun melupakan momentum tersebut secara bertahap.
Saya mulai kembali lagi kepada kebiasaan saya semula. Seolah-olah saya tidak pernah menyaksikan dua orang laki-laki itu dan apa yang telah mereka alami. Tetapi saya benar-benar menjadi tidak suka pada nyanyian dan tidak berminat lagi seperti sebelumnya. Barangkali hal itu terkait dengan pengalaman saya saat
mendengarkan nyanyian dari dua orang tersebut ketika mereka sekarat.
Anehnya, lebih dari setahun kemudian ada
kecelakaan yang sangat menakjubkan. Ada seseorang yang mengemudikan mobilnya dengan kecepatan biasa. Tiba-tiba mobil itu mogok di salah satu terowongan yang mengarah ke kota. Orang itu pun turun dari mobilnya untuk memperbaiki kerusakan yang ada pada salah satu rodanya. Dan ketika ia berdiri di belakang mobilnya untuk menurunkan roda cadangan, datanglah sebuah mobil dengan kecepatan tinggi dan menabraknya dari belakang. Dia langsung jatuh dengan luka-luka yang sangat parah. Saya datang bersama kawan yang lain, bukan kawan saya yang pertama.
Kami membawanya di dalam mobil kami sambil menghubungi rumah sakit agar bersiap-siap menyambut kedatangannya.
Ia masih muda usia dan religius. Hal itu terlihat dari penampilannya. Ketika kami membawanya, kami mendengarnya bergumam. Namun karena kami buru-buru saat membawanya, maka kami tidak bisa membedakan dengan jelas apa yang dia ucapkan.
Akan tetapi, ketika kami meletakkannya di mobil dan berjalan, kami mendengar suaranya dengan jelas; dia membaca Al-Qur’an dengan suara yang merdu.
Subhanallah! Anda jangan mengatakan bahwa pemuda ini berlumuran darah dan tulang-tulangnya patah, tetapi tampaknya dia sudah di ambang kematian, namun dia terus membaca Al-Qur’an dengan suara yang merdu. Selama hidup, saya belum pernah mendengar bacaan semerdu itu. Saya sempat berkata didalam hati bahwa saya akan membimbingnya membaca syahadat seperti yang dilakukan kawan saya dulu. Apalagi saya merasa sudah punya pengalaman sebelumnya. Saya dan kawan saya mendengarkan suara yang merdu itu dengan seksama. Saya merasakan tubuh saya mulai gemetar dan juga tulang-tulang rusuk saya. Tiba-tiba suara itu terdiam. Saya menoleh kebelakang, ternyata dia mengangkat jari telunjuknya sambil membaca tasyahud (Syahadat), kemudian dia menundukan kepalanya.
Saya segera melompat kebelakang. Saya pegang tangannya, dan ternyata dia sudah meninggal dunia. Saya memandanginya cukup lama. Setitik airmata jatuh, tapi saya menyembunyikannya dari kawan saya. Saya menoleh kearahnya dan saya memberitahunya bahwa orang itu sudah meninggal dunia. Kawan saya langsung menangis, sedangkan saya sesenggukan dan airmata saya tidak berhenti mengalir. Pemandangan kami di dalam mobil itu menjadi sangat menyentuh. Saat kami tiba di rumah sakit, kami menceritakan kisah orang itu kepada semua orang yang kami jumpai. Banyak yang tersentuh dengan peristiwa kematiannya dan airmata mereka bercucuran.
Ada salah satu dari mereka, yang setelah
mendengar cerita kami langsung pergi mencium keningnya. Semua orang bersikeras untuk tidak pergi dari tempat itu sehingga mereka mengetahui kapan jenazahnya akan dishalati agar mereka bisa ikut menyalatinya.
Keesokan harinya masjid itu penuh sesak oleh jama’ah yang ingin menyalatinya. Saya menshalatinya bersama orang-orang islam lainnya.
Setelah itu, kami membawanya kemakam. Kami memasukannya kedalam liang kubur yang sempit dan mereka menghadapkan wajahnya kearah kiblat.
Bismillahi wa’ala millati rasulillah. Kami mulai menguruknya dengan tanah.
Doakanlah agar saudaramu diberi keteguhan, karena dia sedang ditanya. Dia menyambut hari-hari akhirat yang pertama, sementara saya seakan-akan menyambut hari-hari dunia yang pertama.
Saya bertaubat dari apa yang pernah saya perbuat.
Mudah-mudahan Allah berkenan memaafkan dosa-dosa saya di masa lalu, meneguhkan hati saya selalu taat kepadanya, menutup hidup saya dalam kebaikan (husnul khatimah) dan menjadikan kuburan saya dan kuburan setiap muslim sebagai bagian dari taman surga.
——————-
kisah nyata ini diambil dari az-Zaman Al-Qadim I,
Abdul Malik Al-Qasim.
(Copas)
Tuesday, October 22, 2019
Adab terhadap Guru
ADAB PADA GURU
Ini kisah di zaman Syekh Abdul Qadir Al-Jailani ketika ada seorang yang busuk hatinya ingin menfitnah Syekh Abdul Qadir, lalu org tsb berupaya mencari jalan untuk menfitnahnya..
Maka ia membuat lubang di dinding rumah Syekh Abdul Qadir dan mengintipnya..
Kebetulan ketika ia mengintip Syekh Abdul Qadir.. ia melihat Syekh Abdul Qadir sedang makan dengan muridnya..
Syekh Abdul Qadir suka makan ayam..
dan setiap kali ia makan ayam dan makanan yang lain.. ia akan makan separuh sahaja.. Dan lebihan makanan tersebut akan diberi kepada muridnya..
Maka orang tadi pergi kepada bapak murid Syekh Abdul Qadir tadi..
Bpk punya anak yg namanya ini?
Jawab si bapak: ya ada..
Apa benar anak bpk belajar kpd Syekh Abdul Qadir?
Jawab si bapak: ya.
Bpk tahu, anak Bpk diperlakukan oleh Syekh Abdul Qadir Jailani seperti seorang hamba sahaya atau kucing saja.. Syekh Abdul Qadir beri lebihan sisa makanan pada anak Bpk...
Maka si bapak tidak puas hati lalu ke rumah Syekh Abdul Qadir, serta berkata keras kpd Syekh...
"Wahai tuan Syekh, saya menghantar anak saya kepada tuan Syekh bukan untuk jadi pembantu atau dilakukan seperti kucing..
Saya hantar kepada tuan Syekh, supaya anak saya jadi alim ulama'.."
Syekh Abdul Qadir hanya jawab ringkas saja..
"Kalau begitu ambillah anakmu.."
Maka si bapak tadi sgera mengambil anaknya untuk pulang..
Ketika keluar dari rumah Syekh menuju jalan pulang.., bapak tadi bertanya pada anaknya beberapa hal mengenai ilmu hukum syariat ... ternyata kesemua soalannya dijawab dengan betul..
Maka bapak tadi berubah fikiran untuk kembalikan anaknya kepada tuan Syekh Abdul Qadir..
"Wahai tuan Syekh terimalah anak saya untuk belajar dengan tuan kembali...
Tuan didiklah anak saya..
Ternyata anak saya bukan seorang pembantu dan bukan juga diperlakukan seperti kucing...
Sy melihat ilmu anak sy sangat luar biasa bila bersamamu.."
Maka jawab tuan Syekh Abdul Qadir..
"Bukan aku tidak mau menerimanya kembali.. tapi ALLAH sudah menutup pintu hatinya untuk menerima ILMU..
ALLAH sudah menutup futuhnya untuk mendapat ilmu..
disebabkan seorang AYAH yang tidak beradab kepada GURU..
maka anak yang menjadi korbannya.."
....
Begitulah ADAB dalam menuntut ilmu..
Anak, Ibu, ayah dan siapa pun perlu menjaga adab kepada Guru..
Betapa pentingnya adab dalam kehidupan seharian kita..
Kisah di atas menceritakan seorang ayah yang tiada adab pada guru..
Bagaimana kalau diri sendiri yang tiada adab, memaki dan menghinakan Gurunya..
Kata ulama: Satu perasangka buruk saja kepada Gurumu..
maka Allah haramkan seluruh keberkahan yang ada pada Gurumu kepadamu..
Semoga Allah jadikan kita orang yang beradab kepada sesama makhluknya, terlebih lagi kepada Guru yang telah mengajarkan ilmu dan hikmah kepada kita... Aamiin..🤲
Silaken dishare, semoga manfaat.🙏
M. Apud Kusaeri, S.Pd, M.Si
TRUSTCO
Tuesday, October 15, 2019
Halal Buat Kami, Haram Buat Tuan
Friday, October 11, 2019
Pakaian yang ditambal Ibu
🚶♂Suatu hari, Zacky mengalami kecelakaan mobil. Untungnya, kecelakaan itu tidak parah, dia hanya mengalami luka terkilir. Ketika membawa mobilnya yang rusak ke bengkel, tiba-tiba dia sadar bahwa rumah orangtuanya tidak jauh dari bengkel tersebut, dan karena sudah cukup lama tidak menjenguk mereka, dia pun mampir ke rumah orangtuanya.
Zacky mampir ke rumah orangtuanya dan menginap semalam. Keesokan harinya, saat akan pulang, dia melihat pakaian robeknya kemarin telah dijahit oleh ibunya. Zacky sedikit tersentuh dan kemudian bergumam — uangku banyak, nanti dibuang saja sesampainya di rumah.
Namun, karena terlalu sibuk dengan pekerjaannya, Zacky pun lupa sesampainya di rumah. Dia mengenakan pakaian yang ditambal ibunya itu dan pergi ke berbagai jamuan. Bahkan berhasil mencapai kesepakatan bisnis besar yang sudah lama ditunggu-tunggu.
Setelah sibuk sampai malam, tiba-tiba dia baru menyadari masih mengenakan pakaian yang ditambal ibunya, kemudian dia melepas pakaian itu dan dibuang ke tong sampah.
Keesokan paginya, bisnis yang dibicarakan kemarin secara resmi ditandatangani. Klien bertanya kepadanya, “Mengapa pakaian tambal yang Anda kenakan kemarin itu tidak dipakai lagi hari ini ?”
“O..pakaian itu mau dicuci,” sahutnya tersenyum malu.
Klien besarnya itu menepuk pundaknya dan berkata, “Anda mungkin tidak tahu, kami menandatangani kontrak dengan Anda karena melihat tambalan kecil pada pakaian yang Anda kenakan. Dari pakaian itu, kami dapat menilai bahwa Anda adalah orang yang sederhana dan pekerja keras. Bagi kami, sosok orang yang sederhana dan pekerja keras itu jelas merupakan mitra terbaik!”
Saat pulang ke rumah, Zacky mencari pakaian tambal itu dari tong sampah. Dia mencucinya dan digantung di sudut lemari yang tidak mencolok, siapa tahu nanti berguna, gumamnya.
Satu minggu berlalu, suatu pagi saat akan berangkat kerja, Zacky didatangi dua petugas polisi. Ternyata pada malam minggu lalu, salah satu kliennya diculik dan dihabisi. Kawanan penculik ditangkap malam itu juga. Selama interogasi, mereka mengaku bahwa mereka awalnya ingin menculik Zacky, jadi pagi ini, polisi menemui Zacky untuk mengingatkannya.
Sontak saja, Zacky tercengang mendengarnya dan bertanya kepada polisi : “Lalu mengapa mereka akhirnya tidak menculikku ?”
“Karena mereka melihat Anda mengenakan pakaian yang ditambal, lalu menduga Anda tidak sekaya yang dibayangkan, mereka berpikir tidak mungkin seorang pengusasha kaya memakai pakaian yang ditambal,” kata polisi.
Perasaan Zacky bergejolak tak menentu setelah mendengar keterangan polisi, tak disangka tambalan yang tak terduga itu telah menyelamatkan nyawanya. Setelah petugas polisi pergi, Zacky segera mengambil pakaian itu, dia mengelus jahitan di pakaiannya sambil membayangkan wajah ibunya, dan tanpa bisa ditahan dia pun menangis seperti anak kecil.
Kasih ibu itu bagaikan tetesan air mata, meski tak bersuara, tetapi bisa meresap sampai ke relung hati yang kering; dia biasa-biasa saja, tetapi mengandung sebuah keagungan yang luar biasa !
Terkadang, ibu adalah setetes obat yang mujarab. Dapat menyelamatkan jiwa orang yang kritis ;
Terkadang, kasih ibu bagaikan seberkas cahaya penuntun di lautan kehidupan.
Menuntun kita keluar dari kegelapan, mengikuti cahaya terang.
Siapa yang bisa mengukur dan benar-benar bisa membalas jasa dari kasih ibu yang mulia ini ? 💚
Jadilah anak yang berbakti, sering-seringlah pulang menjenguk kedua orangtuamu 🚶♂🏃🏻♂💚
Apakah Anda menyukai artikel ini? Jangan lupa untuk membagikannya pada teman Anda! Terimakasih.👏💚🙏
Monday, October 7, 2019
[Kisah] Anak Kecil yang Menumbangkan Ulama Sombong
KISAH ANAK KECIL YANG MENUMBANGKAN 'ULAMA' SOMBONG DAN TERSESAT
Alkisah di masa Imam Abu Hanifah ada anak masih kecil sekitar umur 7 tahun, dan seorang ulama yang memiliki Ilmu luas dan tiada bandingannya namanya Dahriyah.
Seluruh Ulama pada waktu itu tidak ada yang mampu menandinginya di saat berdebat, terutama dalam bab Tauhid.
Maka muncullah sifat kesombongannya, bahkan akhirnya ia berani mengatakan bahwa ALLAH itu tidak ada.
Sayangnya belum ada Ulama yang mampu mengalahkan dia dalam berdebat, sampai tiba pada suatu pagi ketika para Ulama dikumpulkan di suatu Majlis milik Syaikh Himad, guru Imam Abu Hanifah, yang pada hari itu Abu Hanifah kecil hadir juga di majlis itu.
Maka Dahriyah naik ke mimbar lalu berkata dengan sombong dan congkaknya:
Siapakah di antara kalian hai para Ulama yang akan sanggup menjawab pertanyaanku?
Sejenak suasana hening, para Ulama semua diam, namun tiba-tiba berdirilah
Abu Hanifah dan berkata:
Abu Hanifah:
Omongan apa ini?
Maka barang siapa tahu pasti ia akan menjawab pertanyaanmu.
Dahriyah:
Siapa kamu hai anak ingusan, berani kamu bicara denganku. Tidakkah kamu tahu, bahwa banyak yang berumur tua, bersorban besar, para pejabat, dan para pemilik jubah kebesaran, mereka semua kalah dan diam dari pertanyaanku, kamu masih ingusan dan kecil berani menantangku...!
Abu Hanifah:
ALLAH tidak menyimpan kemuliaan dan keagungan kepada pemilik sorban yang besar dan para pejabat dan para pembesar, tetapi kemuliaan hanya diberikan kepada Al-Ulama.
Dahriyah:
Apakah kamu akan menjawab pertanyanku?
Abu Hanifah:
Ya aku akan menjawab pertanyaanmu dengan taufiq ALLAH.
Dahriyyah:
Apakah ALLAH itu ada?
Abu Hanifah:
Ya ada
Dahriyah :
Dimana Dia ?
Abu Hanifah:
DIA, tiada tempat bagi DIA.
Dahriyyah:
Bagaimana bisa disebut ada bila Dia tak punya tempat?
Abu Hanifah:
Dalilnya ada di badan kamu, yaitu Ruh.
Saya tanya, kalau kamu yakin Ruh itu ada, maka di mana tempatnya? Di kepalamu, di perutmu atau di kakimu?
Dahriyah diam seribu bahasa dengan muka malu.
Lalu Abu Hanifah minta air susu pada Gurunya, Syaikh Himad lalu bertanya kepada Dahriyah:
Apakah kamu yakin di dalam susu ini ada manis?
Dahriyah:
Ya saya yakin di susu itu ada manis.
Abu Hanifah:
Kalau kamu yakin ada manisnya, saya tanya apakah manisnya ada di bawah, atau di tengah, atau di atas?
Lagi-lagi Dahriyah diam dengan rasa malu.
Lalu Abu Hanifah menjelaskan:
Seperti Ruh atau manis yang tidak memiliki tempat, maka seperti itu pula tidak akan ditemukan bagi ALLAH tempat di Alam ini baik di Arsy atau Dunia ini.
Lalu Dahriyah bertanya lagi:
Sebelum ALLAH itu apa dan setelah ALLAH itu apa?
Abu Hanifah:
Tidak ada apa-apa sebelum ALLAH dan sesudahnya tidak ada apa-apa.
Dahriyah:
Bagaimana bisa dijelaskan bila sebelum dan sesudahnya tak ada apa-apa?
Abu Hanifah:
Dalilnya ada di jari tangan kamu,
Apakah sebelum jempol dan apakah setelah kelingking?
Dan apakah kamu bisa menerangkan jempol 👍 duluan atau kelingking 🤙 duluan ?
Demikianlah sifat ALLAH. Ada sebelum semuanya ada dan tetap ada bila semua tiada. Itulah makna kalimat Ada bagi Hak ALLAH.
Lagi-lagi Dahriyah dipermalukan, lalu ia berkata:
Satu lagi pertanyaanku, apa perbuatan ALLAH sekarang?
Abu Hanifah :
Kamu telah membalikkan fakta, seharusnya yang bertanya itu di bawah mimbar dan yang ditanya di atas mimbar.
Akhirnya Dahriyah turun dari mimbar dan Abu Hanifah naik ke atas mimbar.
Dahriyah:
Apa perbuatan ALLAH sekarang?
Abu Hanifah:
Perbuatan ALLAH sekarang adalah menjatuhkan orang yang tersesat seperti kamu ke bawah jurang Neraka dan menaikkan yang benar seperti aku ke atas mimbar keagungan.
Maha Suci ALLAH yang telah menyelamatkan keyakinan Islam melalui seorang anak kecil.
Mudah-mudahan kita semua dijauhkan dari sifat-sifat:
Sok,
Tinggi Hati,
Angkuh,
Meremehkan/Merendahkan Orang,
Buruk Sangka,
Takabbur,
Dzalim
Sombong.
Aamiin.
Semoga yg berkomentar Aamiin dijauhkan dari segala penyakit, diberi sehat wal'afiat, rezekinya melimpah ruah, dan keluarganya bahagia Dan bisa masuk Surga melalui pintu mana saja. Aamiin ya Rabbal'alamiin..
(Dikutip dari Kitab _Fathul Majid_, Syekh Muhammad Nawawi bin Umar Al-Jawi Asy-Syafi’i;
والله اعلم
Semoga bermanfaat.Aamiin
Wednesday, October 2, 2019
Glory Day
GLORY DAY
Ada seorang ayah yang mempunyai
3 orang anak dengan
harta sebanyak :
🐃 "19 Ekor Kerbau" 🐃
Ketika
mendekati
ajalnya, sang
Ayah membagikan
warisan kepada ke tiga anaknya dengan pesan :
1/2 utk Anak Pertama,
1/4 utk Anak Kedua,
1/5 utk Anak Ketiga.
👨👱🏻👩
Setelah
sang ayah
meninggal dunia. 😇
Ketiga
anaknya
membagikan
kerbau sesuai
pesan ayah mereka.
Tapi
mereka
menemukan
~ kesulitan 🤔
~ dan keganjilan 🤗
1/2 x 19 = 9,5 ekor
1/4 x 19 = 4,75 ekor
1/5 x 19 = 3,8 ekor
bahwa
masing2
mereka akan
mendapatkan bagian
kerbau yg tidak utuh 🐃
dan
masing2
anak TIDAK MAU
mengalah 😡
semua
berusaha
mendapatkan
bagian secara utuh 😟
😖😖😖
karena harta peninggalan sang ayah berjumlah 19 ekor kerbau.
Kabar tentang pertengkaran mereka terdengar oleh seorang bapak miskin yang hanya mempunyai 1 ekor kerbau.
Karena prihatin
dengan hal tersebut,
akhirnya sang bapak
menemui mereka,
dan
bersedia dengan ikhlas
memberikan kerbaunya🐃
supaya
masing-masing
anak mendapat
bagian yang utuh,
sehingga
jumlah kerbau
menjadi 19+1=20 ekor
Anak-anak itu setuju 😀👍👍
dan
mereka
mulai membagi :
Anak
pertama
mendapat :
1/2 x 20 = 10 ekor.
🐃🐃🐃🐃🐃🐃🐃🐃🐃🐃
Anak
yang kedua
mendapat bagian :
1/4 x 20 = 5 ekor.
🐃🐃🐃🐃🐃
Anak
yang ketiga
mendapat bagian :
1/5 x 20 = 4 ekor.
🐃🐃🐃🐃
Demikianlah masing-masing anak mendapatkan bagian yang utuh.
Dan
totalnya
ternyata 10+5+4=19.
AJAIB KAN ?
😇
Akhirnya tersisa 1 ekor yang diberikan kembali pada bapak miskin yang bijak tadi.
Percayalah jika kita memberi dengan ikhlas untuk menjadi bagian dari solusi, ternyata kita TIDAK KEHILANGAN sesuatu apapun, malah memberi manfaat bagi sesama karena Allah-lah yang akan menggantikan semua itu.
Seperti dalam kasus ini walaupun sebenarnya sang bapak yang miskin tidak mengharap kerbaunya kembali, karena ia telah ikhlas menjadi bagian dari solusi itu ...............!!!
PESAN MORAL :
Memberi, tidak berarti akan mengurangi harta kita punya walau sepeserpun.
Thursday, September 26, 2019
[Kisah] Perjalanan Hidup Terlalu Singkat
2 kisah ini bagus untuk dijadikan perenungan kita semua. Kisah pertama, tentang pengalaman seorang perempuan lansia. Kisah yang kedua tentang pengalaman seorang perempuan muda.
Silahkan dishare agar yang lain turut mendapatkan hikmahnya.
=====
KISAH PERTAMA:
Pada suatu pesta PERKAWINAN EMAS, nyonya rumah yg sudah tua menjawab pertanyaan MC, dan inilah dialog mereka......
MC : Apakah ibu merasa suami ibu ada kekurangannya?
Si nyonya : Sebanyak bintang di langit ! Tidak sanggup menghitung semuanya !
MC : (Terkejut) Apakah kebaikan suami ibu juga banyak sekali?
Si nyonya: Sedikit sekali ! Bagaikan matahari di langit !
MC : (Gregetan) Terus kenapa ibu bisa hidup bersamanya setengah abad dan tetap saling menyayangi ? (Heran)
Si nyonya: Karena begitu matahari terbit, semua bintang di langit jadi tdk kelihatan !
MC : Luaaaarr biasaa..
"Kebencian menimbulkan pertengkaran...tetapi rasa kasih sayang menutupi semua kekurangan..."
Sungguh luar biasa sekali. Inilah rahasia keharmonisan dan kerukunan dimana pun juga. Kelanggengan persahabatan, keharmonisan pasangan, kerukunan keluarga karena saling mengalah dan melihat kebaikan masing-masing atas dasar "Kasih Sayang"
🌹🌹🌹
KISAH KE DUA :
S E P É L É
Seorang wanita muda tengah duduk santai di dalam bis yang melaju ke tengah kota. Di satu pemberhentian bis, seorang wanita tua yang cerewet dan berisik naik ke dalam bis dan duduk di samping wanita muda tadi. Tas-tas bawaannya yang berat dia tumpuk begitu saja di atas kursi, membuat wanita muda itu harus menggeser duduknya sambil setengah terjepit di antara tas-tas berat dan jendela bis.
Seorang pemuda yang duduk di bangku sebelah melihat kejadian itu dengan kesal, dan bertanya kepada wanita muda itu, "Kenapa kamu tidak bicara saja, katakan pada wanita tua itu bahwa kamu jadi terganggu..."
Wanita muda itu menjawab sambil tersenyum :
"Aku rasa tidak perlu bersikap kasar dan beradu argumentasi untuk sesuatu yang sepele seperti ini, perjalanan bersama kita ini terlalu singkat. Saya juga akan turun di perhentian bis berikutnya di depan nanti"
Jawaban wanita muda tadi sangat pantas untuk ditulis dengan huruf emas :
"Kita tidak perlu berdebat untuk sesuatu yang sepele. Perjalanan kita bersama amat singkat."
Kalau kita tahu bahwa perjalanan hidup ini begitu singkat, maka kita tidak akan mau membuang tenaga dengan terus mengeluh, merasa tidak puas, bersikap mencari-cari kesalahan... karena semua hanya membuang waktu kita di perjalanan yang singkat ini.
💌 Apakah seseorang sudah melukai bahkan menghancurkan hatimu ?? Tetaplah tenang, perjalanan hidupmu terlalu singkat.
💌 Apakah seseorang Sudah Menghianati kamu, mengejek kamu, menipu atau bahkan menghina kamu ??
Tetaplah tenang, maafkan mereka, karena perjalanan hidup kita sangat singkat.
💌 Apapun masalah yang dibuat oleh orang lain kepada kita, mari kita selalu ingat bahwa perjalanan hidup kita sangat singkat.
Tidak seorang pun yang tahu kapan perjalanan hidupnya akan berakhir.
Tidak ada orang yang tahu kapan dia akan tiba di perhentian bis yang berikutnya.
Perjalanan hidup kita bersama sangat singkat.
Mari kita saling memberikan kebahagiaan kepada keluarga dan teman-teman kita.
Mari kita saling menaruh hormat, saling berbuat baik dan saling memaafkan satu dengan yang lain.
Mari kita isi hidup ini dengan rasa syukur, bahagia dan selalu berbuat baik untuk sesama.
Hidup adalah WAKTU,
hargai waktu yang tersisa,
jalani hidup dengan penuh rasa syukur dan kebahagiaan.
Selalulah berbuat baik,
Selalulah menolong sesamamu,
Jangan pernah bersikap paling benar, dan berhentilah membicarakan kejelekan orang lain dan mengomel.
Nikmatilah hidup dan isi setiap detik, menit, jam, dan hari-harimu dengan kebaikan terutama pasangan hidup, bersama keluarga; ayah dan ibumu, jika mereka masih hidup muliakan mereka; anak-anakmu, saudaramu, handai-taulan, bahagiakan mereka semua selagi kamu masih punya waktu.
Lanjut usia adalah keniscayaan.Tidak ada yg bisa menolak nature untuk menjadi tua, terjadi perubahan anatomi. Tapi meski sudah lansia, kulit berubah menjadi keriput, rambut kepala menipis dan memutih semua, namun tetap berguna bagi diri sendiri dan sesama, yaitu Lansia yang senantiasa memancarkan aura cerah dan menarik, energik dan simpatik.
Jadilah Lansia yang memiliki ke 6 hal ini:
Pikiran yang tenang
Hati yang damai
Jauh dari kepura- puraan
Tulus ikhlas ketika berbicara
Memberi sapaan dengan hati yang tulus
Menerapkan hidup berbagi
Back to nature,
maka pikiran dan batin kita akan bersih dari segala energy negative. Dari hati yang damai, akan terpancar aura yang mampu menebarkan kesejukkan dan kedamaian, dimanapun kita berada.
Jangan simpan kebencian, dendam, kepahitan dan kejelekan orang lain.
Lihatlah Kebaikan...Lupakan Kesalahan..
Tetaplah menjadi orang baik sampai akhir hidup....🌞🌹🌹🌞
Kalau saya pernah menyakiti hati saudaraku/ sahabatku meski tanpa kusengaja, saya mohon dimaafkan
Bila sahabat atau saudaraku pernah menyakiti hatiku, aku sudah maafkan semua......
karena PERJALANAN hidup KITA TERLALU SINGKAT
Wednesday, September 25, 2019
Tak ada yang lebih kuat dari hubungan darah
Tak ada yang lebih kuat dari hubungan darah
Di suatu desa ada sebuah sumur yang dianggap angker ... hal ini dikarenakan setiap kali penduduk desa ingin mengambil air... tali dan ember yang diulurkan kedalam sumur selalu ditarik ... beberapa ember bahkan terlepas dari talinya ... ada yang membuka simpul tali itu di dalam sumur sana ... sekian lama tidak diketahui penyebab kejadian aneh ini ...
Akhirnya penduduk desa menyimpulkan bahwa sumur itu dihuni oleh sesosok jin jahat yang suka mengganggu. Karena air merupakan kebutuhan vital penduduk .. tetua desa pun berkumpul ... melalui musyawarah diputuskan untuk menjawab teka teki sumur angker seseorang harus masuk kedalamnya ... tidak ada seorangpun penduduk desa yang berani untuk masuk kedalam sumur karena takut ..
Ada seorang pemuda ... ia bersedia dengan satu syarat ... saudara kandungnya harus ikut memegang tali ketika ia masuk kedalam. Orang2 bertanya " kenapa harus saudaramu ... disini juga banyak pemuda2 yang tegap lagi kuat ... saudaramu itu tinggal nya jauh dari desa kita ini ?" pemuda itu tak bergeming ... karena tidak ada orang lain yang berani masuk ke dalam sumur , merekapun lalu menjemput saudara kandung pemuda itu ...
Pagi itu ... setelah mengikat tubuhnya dengan tali si pemuda pun turun ke dalam sumur ... orang2 beramai2 memegang tali ... termasuk disana saudara kandungnya.
Perlahan mereka menurunkan tubuh pemuda itu sehingga masuk ke dasar sumur .. semua menanti dengan hati berdebar. Di atas batu di dasar sumur ... si pemuda menemukan seekor monyet ... inilah sumber masalah nya selama ini ... ia lalu membawa monyet itu bersamanya dan berkata : " tarik talinya !" ... Dengan segera penduduk desa menarik tali pengikat tubuh si pemuda ... menjelang sampai ke permukaan sumur .. si monyet yang begitu senang melihat cahaya matahari terlepas dari pegangan pemuda ... memanjat sisa tali dan melompat keluar sumur .. dan .. karena kaget dengan sosok hewan ini .. dan rasa takut yang telah mencengkram hati ... penduduk desa berhamburan berlari melepas tali .. mereka mengira jin sudah merubah pemuda malang itu menjadi sesosok monyet ... semua lari kecuali saudara kandung pemuda itu ... ia tetap bertahan memegang tali dan dengan susah payah menarik tali menyelamatkan adiknya seorang diri ....
Fahamlah penduduk desa .. mengapa si pemuda begitu menginginkan kehadiran saudaranya . Tanpanya ... ia pasti sudah mati terhempas sebab mereka semua berlepas diri meninggalkannya ....
Firman ALLAH : سنشد عضدك بأخيك " kami akan menguatkanmu dengan saudaramu " .. ALLAH memilihkan saudaranya untuk menguatkan dakwam Musa as .. bukan yang lain ... di ayat lain firman-NYA : وقالت لأخته قصيه " dan ibu Musa berkata kepada saudarinya : " ikutilah ia " ... saudari adalah pelindung dan pembela sejati ... tanpa pamrih ...
Jangan terpedaya dengan banyaknya orang2 diselilingmu ... setelah orang tua ... orang yang paling dekat dan terpercaya adalah saudara2 mu ... shabah khaiir ...
Semoga kita Saudara kandung tetap Saling sayang hingga Ahir hayat kita seperti ibu & ayah yg menyayangi kita sjak kt dilahirkan hingga mereka tiada..Amin yra
Maka jangan pernah putus hubungan darah saudaramu apapun permasalahannya, karena tak ada yang lebih erat dibanding hubungan darah..
Rawat kehangatan hubungan psikologi dgn saudara kandung kita sendiri. Sebaik apapun teman sejawat kita, handaitolan kita, kerabat kita, atasan kita, bawahan kita tp mereka hanya sedih hanya utk sementara waktu ketika kita berduka. Hanya saudara kandung kita yg sedih, menangis dan merawat kita saat kita berkesusahan atau bahkan mengurus pusara kita suatu waktu
Semoga bermanfaat
Sumber: Islamipos.com
Monday, September 23, 2019
[Kisah Seorang Dokter] Obat Tidak Bisa Menyembuhkan
Friday, September 20, 2019
Tak ada yang Angkat Tangan
Tuesday, September 10, 2019
[Stress vоmіttіng] Anakku muntah selama 3 Tahun
👶 Anakku Muntah Selama 3 Tahun
Kami sudah mеmbаwаnуа kе dоktеr. Selama 3 th ini, tidak tаhu ѕudah berapa bаnуаk rumah sakit уg kamі kunjungi. Dоktеr pun tidak bisa menemukan ара penyebabnya.
Dоktеr рun сurіgа apakah аnаk ѕaуa menderita penyakit mental. Untuk іtu, kamі mеnсаrі seorang аhlі psikolog аnаk. Taрi, setelah diperiksa oleh рѕіkіаtеr, аnаk ѕaуa tidak ada kеlаіnаn jiwa.
Saya bеrріkіr, араkаh dі kеhіduраn mаѕа lаlu ѕaуa berbuat dоѕа dan sekarang Tuhan menghukum аnаk saya?
Kemudian, ѕеоrang tеmаn menyarankan аgаr kamі реrgі kе sebuah Rumah Sаkіt dі Shenzhen. Kamu belum рutuѕ аѕа dan tеtар mencoba. Seрі dіsana, dоktеr kamі dіріlіhkаn oleh rеѕерѕіоnіѕ, tеrѕеrаh mau dоktеr ара. Saya іngаt dokter уg kamі dapat аdalah dоktеr соwоk, ѕudah bapak-bapak
"Halo...saya dokter Tѕаі. Ada yg bisa saya bаntu?", ujarnya ѕаmbіl mеmреrѕіlаhkаn kamі duduk dan mеmреrkеnаlkаn dіrі. Entah kеnара ѕaуa mеrаѕа реrtеmuаn dоktеr yg kаlі іnі аgаk berbeda, ѕeрerti ada hаrараn...
Setelah duduk, ѕaуa рun mеnсеrіtаkаn kоndіѕі аnаk ѕaуa, kira² 10 menitan. Dоktеr ѕаmа ѕеkаlі tidak memotong реmbісаrааn ѕaуa. Iа hаnуа dіаm teruѕ mеndеngаrkаn ѕaуa bеrbісаrа. Saуa tаhu реmbісаrааn ѕaуa mungkіn bеr-ulаng², taрi dоktеr tampak sangat tеrtаrіk dengan ара yg ѕaуa bісаrаkаn.
Setelah saya selesai mеnеrаngkаn, dokter pun berkata bahwa ia ѕudah раhаm. Kеmudіаn, іа bеrtаnуа keрada рutrі ѕaуa, "Dеk, dоktеr mаu tаnуа beberaрa ѕаmа kamu. Ibu boleh kеluаr gа?"
Anаk ѕaуa рun mеnаtар ѕaуa dan meng-geleng² kераlа, "Ibu dіѕіnі saja."
Dоktеr рun mеmіntа ѕaуa untuk tidak bеrbісаrа ѕеlаmа рrоѕеѕ реrtаnуааn, hаnуа bоlеh mendengar ѕаjа, tidak boleh mеmоtоng, juga tidak bоlеh bеrbісаrа dengan рutrі saya...
"Yang tadi mama katakan іtu bеnаr ?",
tаnуа dоktеr kе putri ѕaуa.
Putrі ѕaуa mеng-аngguk²kаn kераlа,
"Iya…, udаh 3 tаhun…."
"Adеk tаhu kеnара аdеk muntah² tеruѕ..?"
"Ga tau..., saya juga ga mаu muntаh terus.
Tapi dоktеr bilang tidak tahu...
Mungkіn рѕіkоlоgіѕ, tapi аku tidak sedih аtаu ара kоk..!!"
Dokter pun lanjut bertanya tentang kehidupan anak saya dі ѕеkоlаh, kebiasaannya, kерrіbаdіаnnуа, hоbі nуа dan juga bagaimana hubungаnnуа dengan mаmа, рара, kakek, nеnеk dan tеmаn², ѕeрerti ѕedang ngоbrоl, bukan ѕeрerti melihat dоktеr..!
Tіbа² dоktеr bіlаng, "Wаktu kесіl baрak juga ѕеrіng muntаh² kayak kamu lhо..!, cumаn gаk ѕеhеbаt kamu muntаhnуа..!"
"Mаѕа..! Kоk bіѕа..?", tаnуа putri ѕaуa реnаѕаrаn.
"Dulu baрak tinggal dі dеѕа. Nаh, di dеѕа іtu semuanya ѕаwаh. Baрak tiap hari harus kasih рuрuk, nаh рuрuknуа іtu dari ta*k, seperti tа*k ѕарі, kerbau…. Jadi baрak setiap lіhаt іtu, bapak langsung muntаh..! Kаlаu kamu lіhаt muntаh gа?", tаnуа dokter.
Putrі saya mеmаѕаng mukа jіjіk, "Hіііі…..", kаtаnуа.
"Aku kаlаu lihat рара mаmа gendong adek, mаu muntаh..!!", ѕеru рutrі ѕaуa tіbа²...
Saya sontak lаngѕung kaget !! Hаh..? Kenapa..?
Saуa іngіn memotong pembicaraan, tapi dokter mеngіѕуаrаtkаn ѕaуa untuk jangan mengatakan ара², diam dulu dеngаrkаn рutrі saya bісаrа.
Dokter tampak ѕаngаt tenang dan bertanya, "Mеngара begitu..?"
"Papa mama cuma sayang аdеk.."
"Gendong аdеk gа gendong аku…."
lаlu tiba² menangis.
Saya kaget ѕеkаlі...!!
Tidak реrnаh ia menangis seperti itu, ѕudah lama sekali. Mungkіn dari TK, sejak adiknya lаhіr, іа tidak реrnаh mеnаngіѕ.
Dоktеr рun mеmbеrіnуа tіѕu dan membelai rаmbutnуа ѕаmbіl bеrkаtа,
"Sіnі dоktеr gеndоng..., mаu gа ?"
Putrі ѕaуa mеng-аngguk²kаn kераlа dan berjalan ke pangkuan dоktеr ѕаmbіl mеnаngіѕ.
Dіа mеnаngіѕ dan mеnаngіѕ duduk dі pangkuan dоktеr.
Dоktеr menggendongnya duduk dі mеjа, ѕeрerti ѕеоrang ayah yg sedang mеnghіbur putrinya...
Sambil nаngіѕ, putri ѕaуa bіlаng, ѕеtіар kаlі рара pulang, papa cuma gеndоng аdеk, gа gendong dia...
Dia dіbullу dі ѕеkоlаh taрi gа bеrаnі ngomong kе рара mаmа, tiap kаlі ѕеmbunуі dі toilet dan menangis, mama juga ѕеrіng marah ѕаmа dіа, lеbіh banyak dari marahin аdеk….
Sеmuа yg disimpan dalam hаtіnуа selama 3 tahun іnі semuanya dіkеluаrkаn ѕааt іtu juga.
Dоktеr lеbіh bаnуаk mеndеngаr dan tidak banyak bеrbісаrа, mеmbіаrkаn аnаk ѕaуa menangis ѕерuаѕnуа…
Setelah tаngіѕаnnуа agak reda, dоktеr bаru bеrtаnуа, "Kamu pengen dіgеndоng ѕаmа рара mama ?"
Sаmbіl mеnаngіѕ, рutrі saya meng-angguk²kan kераlа dan bеrkаtа, ".........Mаu…."
Hati ѕaуa sakit ѕеkаlі...
Sulit dipercaya bahwa alasannya muntаh² terus selama ini tеrnуаtа hanya karena ѕaуa tidak mеmеluk nуа..!
Setelah mеlаhіrkаn аnаk lаkі², рadahal saya selalu mеngіngаt kаn dіrі ѕaуa untuk tidak ріlіh kasih, tidak boleh mеngаbаі kаn рutrі saya.
Saуa ѕаmа sekali tidak tеrріkіrkаn putri ѕaуa bеgіtu ѕеnѕіtіf, merasa рара dan mаmа tidak ѕауаng padanya.
Setelah tangisannya rеdа, dokter mеnulіѕ resep obat. Dоktеr bilang оbаt ini untuk membantu реnсеrnааn dan menjaga keseimbangan еlеktrоlіt dalam tubuh, ѕuрaуa tubuhnуа tetap ѕеhаt wаlаuрun muntаh...
"Lаlu apa аku maѕih аkаn muntаh ?",
tаnуа putri saya...
"Dоktеr рunуа satu cara ѕuрaуa kamu tidak muntаh lagi.. Kamu mau dеngеr ga ?", tаnуа dоktеr.
"Kаlаu ada rаѕа mau muntаh, cepet² реluk рара mаmа. Kalau dіреluk, kamu ga аkаn muntаh lagi.."
Dоktеr juga berpesan kepada ѕaуa,
"Nаntі рulаng bіlаng ѕаmа bapak, harus pastikan memeluknya. Dіа butuh реlukаn Andа."
Dokter mеnуuruh kamі untuk kеmbаlі lagi Sabtu deрan dan ѕеbаіknуа рара dan adek dіbаwа juga.
Tеrnуаtа bеnаr, ѕерulаngnуа dari rumah ѕаkіt hari іtu, ѕеlаmа 1 mіnggu, іа tidak muntаh lagi.., mаlаh kеlіhаtаn іа lеbіh сеrіа dari bіаѕаnуа.
Sаbtu ѕіаng, kamі ѕеkeluargа kеmbаlі mеnjumраі dоktеr dі rumah ѕаkіt. Ketika berjumpa dengan dоktеr, рutrі saya langsung bеrlаrі ke pangkuan dоktеr. Dоktеr pun mеmаngku putri kami dan kembali ber-bincang² dengan kаmі.
Kali ini, рutrі kamі bіѕа ѕеmbuh karena іа telah mеmbukа hаtіnуа.
Tеrnуаtа selama іnі, ia diam² mеnуаlаhkаn ауаh tidak sayang рadanуа, lеbіh sayang adik. Iа pun jadi bеnсі juga ѕаmа adik karena сеmburu, mеrаѕа tidak adil.
Dokter pun mеmbеrі ѕаrаn untuk mеngubаh kеbіаѕааn dі rumah, yaitu:
1. Kаlаu papa рulаng..,
реrtаmа реluk kаkаk dulu, baru peluk adek
2. Kalau аdеk dіbеlіkаn ара..,
pastikan kаkаk juga dіbеlіkаn
3. Jangan ѕеmbаrаngаn menegur anak..,
tapi аjаk mereka bісаrа
4. Orang tua harus lebih memperhatikan psikologis аnаk.
Menurut dоktеr, kоndіѕі putri ѕaya dіnаmаkаn
"Stress vоmіttіng",
yaitu sebuah реnуаkіt mеntаl уg rеlаtіf langka, dіаlаmі kеtіkа раѕіеn mеngаlаmі depresi, gugup, gеlіѕаh аtаu tеkаnаn mental dan kunсі untuk pengobatannya adalah membukakan hаtі dan ріkіrаnnуа.
Selain daripada itu, рutrі ѕaya ѕеhаt² ѕаjа, tidak perlu minum obat.
Secara medis, stres dan kecemasan memang bіѕа mеmісu muаl hingga muntаh dan kоndіѕі іnі dіѕеbut "ѕіndrоm muntаh siklik"..
suatu kondisi dimana orang mеngаlаmі muаl dan muntah selama jаngkа wаktu tertentu, mulai рada saat yg sama setiap hari.
Cаrа untuk mengobatinya уаіtu dengan mеmаhаmі ѕumbеr dari ѕtrеѕѕ tersebut dan mеnghіlаngkаnnуа.
Sеlаіn itu, bаnуаk mаkаn mаkаnаn bеrnutrіѕі supaya tubuh tidak kеhіlаngаn nutrіѕі akibat muаl/muntаh
Jadi.., sebagai оrang tua, pastikan bahwa anak mеrаѕа sama dісіntаі ѕаmа seperti saudara²nya, tidak аdа реrbеdааn аtаu pilih kаѕіh.
Jangan remehkan, karena аnаk² ѕеbеnаrnуа sangat bіѕа mеrаѕаkаnnуа..
this is the POWER of LOVE
semoga bermanfaat..
Sumber: FB
Thursday, September 5, 2019
[RENUNGAN] Dunia hanya Main-main dan Senda Gurau Belaka
Apa Gelar Akademik Ibumu....??
sumber gambar: pexels.com "IBUMU SARJANA APA? " Ibuku gelarnya adalah MSi : Master Segala ilmu. Tak terbayang bukan, menj...












